Minggu, 15 November 2009

Kutu Beras............... ampun!!!!

Kutu beras atau dalam bahasa latin Sitophilus Oryzae, adalah sejenis insekta yang biasa ada pada beras. Sekalipun kecil, biasanya binatang ini merupakan musuh para ibu. Sangat menyebalkan apabila beras sudah mulai berkutu. Terkesan sangat menjijikkan dan kotor.
Banyak ibu-ibu yang sangat antipati dengan kutu, namun ada juga yang menganggap itu bisa saja terjadi. Karena sikap yang antipati tersebut biasanya ibu-ibu menjadi melupakan unsur-unsur kesehatan. Lho kok? Mari kita telaah beberapa produsen beras yang sangat mudah mengambil keputusan memfumigasi beras tanpa mempertimbangkan unsur kesehatan bagi para penggunanya. Obat kimia yang digunakan untuk fumigasi biasanya tidak hanya mematikan kutu namun juga tikus! Bayangkan betapa dasyatnya obat kimia ini. Bayangkan bila beras yang kita konsumsi, ternyata diperlakukan seperti itu! Dampaknya? Kita tidak tahu persis, namun kalau seekor tikus bisa mati dengan obat ini bagaimana dengan kita.
Untuk itu ibu-ibu, jangan terlalu berlebihan memberikan response apabila beras ibu berkutu, berarti beras tersebut setidaknya memang tidak menggunakan obat anti kutu beras. Bayangkan akumulasinya obat tersebut bila terus menerus kita mengkonsumsinya.
Lebih baik, bila ada kutu dalam beras kita, ibu bisa membuka dan mengeluarkan beras dari tempatnya. Kemudian letakkan ditempat yang terbuka/dijemur, maka kutu tersebut akan pergi. Ada tips yang cukup bagus dari Harian kompas, yang mungkin berguna untuk ibu-ibu semua. Selamat mencoba

Tidak ada komentar:

Posting Komentar